MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI MELAKUKAN PRAKTEK LAPANGAN DI DESA AEK PAING ATAS DAN BUKIT PERJUANGAN

Siapa bilang belajar Biologi cuma duduk di depan mikroskop? Hari ini, kelas kami pindah ke “laboratorium” terbesar di dunia yaitu Alam.
​Di mata kuliah Morfologi Tumbuhan, setiap guratan tulang daun (nervatio) punya cerita, dan setiap modifikasi batang punya alasan. Kami belajar bahwa alam tidak pernah menciptakan sesuatu tanpa fungsi.
Dari struktur bunga yang rumit hingga sistem perakaran yang kokoh, semuanya adalah karya seni arsitektur alami yang sempurna.
​Bukan cuma soal menghafal istilah Latin, tapi soal mengasah rasa kagum pada detail kecil yang sering terlewatkan.

Ibu Novi Fitriandika Sari, S.Pd., M.Pd selaku Dosen Pengampuh Mata kuliah menyatakan bahwa praktik ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi mampu mengenali karakteristik spesifik tumbuhan secara langsung di alam.

Di Desa Aek Paing Atas dan Bukit Perjuangan, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana faktor lingkungan mempengaruhi bentuk morfologi tumbuhan. Fenomena ini sangat penting untuk dipahami dalam studi botani.

Hasil dari praktik lapangan ini nantinya akan disusun dalam bentuk laporan ilmiah dan herbarium sebagai bagian dari penilaian akhir mata kuliah, sekaligus menjadi database awal keanekaragaman flora di wilayah Kabupaten Labuhanbatu.

📍 Lokasi: [Desa Aek Paing Atas dan Bukit Perjuangan]